KPR Subsidi FLPP Sejahtera

By | November 4, 2012

Berikut ini saya akan memberikan sedikit penjelasan mengenai KPR subsidi, karena masih banyak masyarakat yang bingung mengenai Fasilitas KPR ini. Seperti pada tulisan sebelumnya tentang Tips memiliki rumah melalui KPR, bahwa menurut sumber pembiayaannya KPR terbagi menjadi 2, yaitu KPR subsidi dan non subsidi. Kali ini yang akan dibahas secara khusus adalah mengenai KPR subsidi atau yang dikenal dengan nama KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) Sejahtera.

Definisi dari Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) adalah dukungan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan kepada Masyarakat Berpenghasilan Menengah Bawah (MBM) dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang pengelolaannya dilaksanakan oleh Kementerian Perumahan Rakyat.
Untuk penyalurannya sendiri KPR FLPP Sejahtera dibagi menjadi 2 jenis sesuai dengan peruntukannya. Yang pertama adalah KPR Sejahtera Tapak yang diberikan khusus untuk pemilikan Rumah Sejahtera. Dan yang kedua adalah KPR Sejahtera Susun yang diberikan dalam rangka pemilikan Satuan Rumah Susun.
Kelompok Sasaran adalah pemohon KPR Sejahtera baik yang berpenghasilan tetap maupun tidak tetap yang belum pernah memiliki rumah, belum pernah menerima subsidi perumahan, dan termasuk kelompok MBR dan MBM.
Persyaratan untuk mendapatkan KPR Subsidi antara lain adalah:
  1. Memenuhi kriteria Kelompok Sasaran (MBR dan MBM). MBR penghasilan pokok maksimal Rp 3,5 juta/bulan, MBM penghasilan pokok maksimal Rp 5,5 juta/bulan.
  2. Belum pernah memiliki rumah/hunian;
  3. Belum pernah menerima subsidi perumahan;
  4. Menyerahkan fotocopi (SPT) Tahunan PPh Orang pribadi / surat pernyataan bahwa penghasilan pokok yang bersangkutan tidak melebihi batas penghasilan pokok yang dipersyaratkan dalam Pemenpera, yang ditandatangani pemohon diatas materai & diketahui oleh : Pimpinan instansi tempat bekerja untuk masyarakat berpenghasilan tetap atau Kepala desa/lurah untuk masyarakat berpenghasilan tidak tetap

Selain itu yang perlu diingat juga bahwa untuk harga rumah maksimal yang bisa mendapatkan fasilitas ini diatur berdasarkan wilayah tertentu sebagai berikut:

  1. Wilayah khusus (jabodetabek, Batam, Bali) harga rumah maksimal Rp 95 juta
  2. Wilayah I (Sumatera, Jawa selain Jabodetabek, Sulawesi) harga rumah maksimal Rp 88 juta
  3. Wilayah II (Kalimantan, Maluku, NTB, NTT) harga rumah maksimal Rp 95 juta
  4. Wilayah III (Papua dan Papua Barat) harga rumah maksimal Rp 145 juta
Nah, sekarang nggak perlu bingung lagi dan segera manfaatkan fasilitas ini. Karena pemerintah juga menargetkan penyerapan yang cukup tinggi untuk penyaluran KPR subsidi.

2 thoughts on “KPR Subsidi FLPP Sejahtera

  1. Pingback: Sejarah Penyaluran KPR – eraholic

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *