Memahami Loan to Value (LTV)

By | October 12, 2016
ltv-iconDi dalam dunia perbankan kita sering mendengar istilah loan to value atau yang biasa disingkat dengan LTV. Walaupun istilah ini cukup familiar namun tidak sedikit dari kita sebagai orang awam yang tidak memahami istilah tersebut. Di sini akan saya jelaskan secara ringkas mengenai apa itu LTV.
LTV adalah rasio besarnya kredit yang akan diberikan jika dibandingkan dengan jaminannya. Dengan kata lain LTV adalah persentase dari nilai kredit atau hutang dibagi dengan nilai jaminan kita. Jaminan yang dimaksud di sini biasanya dapat berupa tanah dan bangunan ataupun kendaraan.
Contoh:
Pak Landap mendapatkan pinjaman dari Bank sebesar Rp 100 juta dengan menjaminkan rumahnya yang setelah dinilai oleh pihak Bank nilainya sebsar Rp 125 juta. Maka rasio LTV Pak Landap adalah: 
LTV ratio  = (nilai kredit / nilai rumah) *100%
                = (Rp 100 juta / Rp 125 juta) * 100%                
                = 80%
 
Rasio LTV biasanya menjadi salah satu pertimbangan Bank dalam menentukan besarnya pinjaman yang diberikan kepada calon debitur. Semakin kecil rasio LTV biasanya semakin baik, karena bank menganggap rasio LTV yang kecil memiliki risiko kredit yang lebih rendah. Artinya semakin besar nilai agunan yang kita jaminkan maka semakin rendah rasio LTV nya dan peluang kredit untuk diterima Bank semakin besar. Tetapi bukan berarti nilai agunan yang besar menjamin kita sudah pasti mendapatkan kredit dari Bank, karena dalam penilaian kelayakan kredit yang dinilai bukan hanya faktor LTV, melainkan ada faktor lain seperti tingkat kemauan dan kemampuan kita dalam membayar kembali kredit yang akan diberikan.
Baca juga: Ketentuan LTV Terbaru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *